Saturday, March 12, 2016

Latihan Ujian Nasional Tahun 2016

Bagi siswa siswi TKJ yang akan melaksanakan ujian silahkan belajar terlebih dahulu. Karena dengan belajar nanti anda semua tidak akan kebingungan saat mengerjakan. Nah bila anda sudah belajar dengan baik, tidak ada salahnya anda mencoba soal dibawah ini. Soal yang disediakan merupakan bank soal yang sifatnya acak.
Anda tidak perlu gusar atau pesimis dalam mengerjakan soal ujian nasional. Karena posting kali ini akan membantu anda untuk mendapatkan contoh-contoh soal. Soal ini terdiri dari 25 soal yang muncul dari BANK SOAL. Anda mengerjakan 2 atau lebih, maka soal akan acak dan kemungkinan tidak akan sama. Pastika dalam mengerjakan soal anda terhubung dengan koneksi internet.
Siapkah anda mengerjakan????????


Hasil soal tersebut bisa anda cetak

Selamat mengerjakan semoga nilai anda bisa mendapatkan yang sangat sempurna. Salam dari kami...

Published: By: Artikel - 2:19 AM

Monday, February 29, 2016

Subneting Kelas C

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai "Pengertian IP Address pada sebuah jaringan". Nah pada posting kali ini adalah tindak lanjut dari artikel sebelumnya. Hanya saja laborattkj akan membahas atau lebih fokus ke Subneting Kelas C. Perlu diingat pengertian dari subnetting adalah proses membagi atau memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil, yang sering juga disebut dengan subnet. Ciri-ciri penulisan subneting pada IPv4 adalah pada subnetmask.
Perlu diingat bila ada subneting tentu juga ada superneting, kalau subneting proses membagi IP menjadi kecil dan superneting proses memperbesar IP. Kita fokus ke subneting aja.


Prefix Banyaknya angka 0 dalam oktet terakhir Hitungan Maksimal IP Maksimal Host Subnetmask
/24
8
2^8 = 256 256 254 255.255.255.0
/25
7
2^7 = 128 128 126 255.255.255.128
/26
6
2^6 = 64 64 62 255.255.255.192
/27
5
2^5 = 32 32 30 255.255.255.224
/28
4
2^4 = 16 16 14 255.255.255.240
/29
3
2^3 = 8 8 6 255.255.255.248
/30
2
2^2 = 4 4 2 255.255.255.252


Nah kira-kira bagaimana dengan soal yang sering dipertanyakan pada subneting kelas C?

  1. Berapa jumlah subnet?
  2. Berapa jumlah maksimal IP?
  3. Berapa jumlah host?
  4. IP tersebut terdapat pada block ke berapa?
  5. Berapa Network Addressnya?
  6. Berapa Broadcast Addressnya?
  7. Berapa Range IP?
Bagaimana dengan pertanyaan diatas bila terdapat soal 192.68.8.47/26?
Penyelesaian:

  • Untuk menghitung pertanyaan diatas paling tidak kita mengetahui dulu bilangan biner dari IP Address 192.68.8.47/26

1. Untuk mencari jumlah subnet adalah banyak angka 1 pada oktet terakhir.
  • Karena angka 1 ada 2 maka rumusnya adalah 2^2= 4. Sehingga banyaknya subnet ada 4
2. Untuk mencari jumlah IP adalah banyaknya angka 0 pada oktet terakhir
  • Karena angka 0 ada 6 maka rumusnya adalah 2^6= 64. Sehingga banyaknya IP terdapat 64 IP
3. Untuk mencari jumlah host adalah Jumlah IP dikurangi 2.
  • Karena jumlah IP ada 64, maka 64 - 2 = 62. Sehingga banyaknya jumlah host adalah 62
4. Untuk mencari IP di subnet keberapa caranya adalah 
  • Cara ini khusus digunakan untuk kelas C.
  • Jumlah IP kelas C ada 256.
  • Maka 256 dibagi jumlah ip pada perfix 26. ==> 256/64 
  • Subnet pertama dengan range IP 192.68.8.1 - 192.68.8.62
  • Subnet kedua dengan range IP 192.68.8.65 - 192.68.8.126
  • Subnet ketiga dengan range IP 192.68.8.129  - 192.168.8.190
  • Subnet keempat dengan range IP 192.168.8.193 - 192.68.8.254
  • Dengan demikian IP 192.68.8.47/26 berada pada subnet ke 1
5. Untuk mencari Network Address adalah sebagai berikut.
  • kalau dilihat dari IP pada soal dan penjelasan no 4, maka secara langsung untuk NA nya berada pada IP 192.68.8.0
6. Untuk mencari Broadcast Address adalah sebagai berikut
  • IP pada oktet terakhir dibagi dengan jumlah maksimal IP 
  • IP= 192.68.8.47 => maka IP oktet terakhir 47
  • dan jumlah maksimal IP ada 64
  • 47 / 64 = hasilnya adalah 0, sekian. 
  • Apabila jumlah dibelakang koma terdapat angka lebih dari 0 maka hasilnya dibulatkan keatas
  • 64 dikalikan hasil pembulatan dan dikurangi 1 maka 64 - 1 = 63
  • sehingga Broadcast dari IP 192.68.8.47 adalah 192.68.8.63
7. Range IP adalah 192.68.8.1 - 192.68.8.62



Hasil soal tersebut bisa anda cetak
Published: By: Artikel - 10:17 PM

Monday, February 22, 2016

Pengertian IP Address pada sebuah jaringan

IP Address merupakan alamat komputer yang terhubung pada sebuah jaringan. Atau alamat komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 2 versi yaitu IPv4 (IP versi 4) dan IPv6 (IP versi 6). IPv4 sering digunakan dibanding IPv6, IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan komputer yang digunakan alam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Kali ini yang akan dibahas lebih lanjut adalah IPv4.
Dalam penulisan IPv4 terdiri dari 4 blok, setiap blog terdiri dari angka 0 - 255. Contoh IP address yang sering digunakan dalam jaringan adalah 192.168.1.1. IP Address memiliki 2 bagian yaitu Net ID dan Host ID.

  1. Net ID adalah alamat jaringan (network prefix) yang dijadikan sebagai identitas dari suatu jaringan (yang digunakan untuk menunjukkan jaringan komputer berada)
  2. Host ID adalah alamat komputer yang yang berperan sebagai identitas host dalam suatu network (bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut.
Penulisan IPv4 adalah aaa.bbb.ccc.ddd dimana nilai a,b,c,d nya adalah 0-255. Panjang bit pada IPv4 sebanyak 32 bit yang terdiri dari 8 bit pertama, 8 bit kedua, 8 bit ketiga, 8bit keempat. IPv4 terbagi menjadi beberapa kelas, yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D dan Kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.

IP address
Panjang bit Net ID
Kelas A 8 bit
Kelas B 16 bit
Kelas C 24 bit
Kelas D tidak ada
Kelas E tidak ada

IP address
Panjang bit Host ID
Kelas A 24 bit
Kelas B 16 bit
Kelas C 8 bit
Kelas D tidak ada
Kelas E tidak ada

  1. Kelas A untuk netID nya adalah aaa, dan untuk hostID nya bbb.ccc.ddd
  2. Kelas B untuk netID nya adalah aaa.bbb dan untuk hostID nya ccc.ddd 

  3. Kelas C untuk netID nya aaa.bbb.ccc dan Host ID nya ddd
  4. Kelas D digunakan untuk multicasting
  5. Kelas E digunakan untuk eksperimen

Penulisan IP address pada sebuah komputer adalah sebagai berikut:


Kerjakan soal dibawah ini "Lebih sempurna bila menggunakan Chrome"

Hasil soal tersebut bisa anda cetak
Published: By: Artikel - 9:43 PM

Thursday, February 4, 2016

Cara Membuat Kabel Jaringan (CrossOver dan Straight)



Untuk membuat kabel jaring ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat kabel straight dan cross.

sumber : http://storyeven.blogspot.co.id

 sumber : https://sites.google.com/site/tetystmik/_/rsrc/1341262947987/kabel-utp-straight-dan-cross/www.png
  1. Kabel UTP panjang minimal 1 meter sebanyak 2 bh
  2. Konektor RJ 45 minimal 4 bh
  3. Alat untuk mengelupas jaket kabel 1 bh
  4. Tang Crimping 1 bh
  5. LAN Tester 1bh


Nah sekarang kita akan membahas bagaimana cara untuk memasangnya. Perhatikan langkah-langkah dalam membuat kabel straight :
  1. Ambil 1 bh kabel UTP tersebut dan juga alat pengelupas kabel
  2. Kira-kira 1 – 1,5 cm selongsong (jaket) dari kabel UTP dikelupas menggunakan alat pengelupas tersebut.
  3. Urai kabel-kabel tersebut contoh (kabel putih oranye dengan kabel oranye). Semua kabel harus diurai
  4. Setelah diurai maka yang perlu dilakukan adalah merapikan sesuai urutan. Urutannya adalah PutihOranye – Oranye – PutihHijau – Biru – PutihBiru – Hijau – Putih Coklat – Coklat
  5. Setelah anda mengurutkan dan dirapikan. Potong ujung dari 8 kabel tersebut dengan ujung yang rapi. Perlu diingat bahwa dalam mengurutkan kabel UTP posisi putih oranye berada di ujung paling kiri, sesuai dengan tangan kita
  6. Masukkan kabel UTP tersebut ke dalam konektor RJ 45. Untuk konektor RJ 45 pada pemantiknya harus menjauhi dari mata kita.
  7. Dorong kabel UTP tersebut ke RJ 45 dengan ujung-ujung kabel harus kelihatan saat dilihat dari ujung konektor
  8. Dorong jaket kabel UTP, kira-kira pada jaket kabel melebihi dari pengunci jaket kabel tersebut.
  9. Bila sudah sesuai, Crimpinglah dengan kuat.
  10. Pada ujung satunya ulangi dari nomor 1 sampai 10
Nah sekarang kita akan membahas bagaimana cara untuk memasangnya. Perhatikan langkah-langkah dalam membuat kabel cross.
  1. Ambil 1 bh kabel UTP tersebut dan juga alat pengelupas kabel
  2. Kira-kira 1 – 1,5 cm selongsong (jaket) dari kabel UTP dikelupas menggunakan alat pengelupas tersebut
  3. Urai kabel-kabel tersebut contoh (kabel putih oranye dengan kabel oranye). Semua kabel harus diurai
  4. Setelah diurai maka yang perlu dilakukan adalah merapikan sesuai urutan
  5. Urutannya adalah PutihOranye – Oranye – PutihHijau – Biru – PutihBiru – Hijau – Putih Coklat – Coklat
  6. Setelah anda mengurutkan dan dirapikan. Potong ujung dari 8 kabel tersebut dengan ujung yang rapi. Perlu diingat bahwa dalam mengurutkan kabel UTP posisi putih oranye berada di ujung paling kiri, sesuai dengan tangan kita
  7. Masukkan kabel UTP tersebut ke dalam konektor RJ 45. Untuk konektor RJ 45 pada pemantiknya harus menjauhi dari mata kita.
  8. Dorong kabel UTP tersebut ke RJ 45 dengan ujung-ujung kabel harus kelihatan saat dilihat dari ujung konektor.
  9. Dorong jaket kabel UTP, kira-kira pada jaket kabel melebihi dari pengunci jaket kabel tersebut.
  10. Bila sudah sesuai, Crimpinglah dengan kuat.
  11. Pada ujung satunya ulangi dari nomor 1 sampai 10, hanya saja urutan yang satunya adalah sebagai berikut. PutihHijau – Hijau – PutihOranye – Biru –  PutihBiru –  Oranye –Putih Coklat – Coklat


Nah bila anda belum jelas silahkan lihat video ini....



https://www.youtube.com/watch?v=I6_sda2MHk0

Kerjakan soal dibawah ini "Lebih sempurna bila menggunakan Chrome"
Published: By: Artikel - 7:37 PM

Monday, January 25, 2016

Bingung....cari ujian online. artikel ini bisa sedikit menjawab

Banyak yang bertanya-tanya software yang cocok untuk ujian online di tingkat SMP, SMA dan SMK apa saja. Yang sudah beredar dan berbayar mungkin sangat banyak. Bagaimana kalau GRATIS???? Pasti semua nya mau. Untuk software yang gratis bisa menggunakan moodle. Hanya saja moodle kalau diakses sekian banyak siswa sangat berat. Disini gue pengin share. Kalau saya sudah menggunakan ISPRING versi 8. Ternyata ispring disini sangat membantu sekali buat saya. Salah satunya saya sudah bisa melaksanakan ulangan harian berbasis intranet. Nah untuk mendapatkan ISPRING tersebut anda bisa mengunduh yang 32 bit disini dan yang yang 64 bit disini . Yang jelas kalau saya mengadakan ulangan harian, pekerjaan siswa sudah bisa terkirim ke server (hampir sama seperti moodle). Dan siswa bisa langsung mencetak sendiri.

Untuk anda yang ingin menggunakannya silahkan download aja link diatas. Bagaimana dengan anda??? apakah anda tertarik untuk mencoba. 
Selamat mencoba yah.......
Published: By: Artikel - 10:09 PM

Wednesday, January 20, 2016

Memback up kapasitas CD yang terbaca 0 Kb atau 1 Kb

Disaat ingin mendengarkan file mp3 dan beberapa lagu sudah didengarkan dengan sukses alias lancar tanpa ada kendala. Pada saat file tersebut ada di belakang ternyata suara nya sangat-sangat jelek alias putus-putus. Nah...... Bingung deh...... DULU LUPA menggandakan, disaat dibutuhkan trouble. Setelah saya masukkan ke CDROM laptop dan terbaca hanya terbaca 0 Kb atau 1 Kb. Saya sangat bingung, karena file mp3 tersebut terlalu kecil. Akhirnya saya lihat CD yang terbakar setengah, logikanya kalau setengah paling tidak antara 200 - 350 MB.
Disaat itu langsung tidak mau kalah... saya koneksikan dengan mbah google dan cari sana sini akhirnya menemukan artikel yang sangat mudah untuk digunakan siapa saja. Aplikasi yang digunakan MPC.
https://drive.google.com/file/d/0B7p9T4vQ7TgSMVhFd2tkRkFiejg/view?usp=sharing

Bila agan2 belum tahu apa kepanjangan MPC maka disini akan saya kasih tahu. MPC adalah Media Player Classic. Nah pasti bingung juga gimana cara makainya. Disini akan saya sampaikan cara menggunakan MPC untuk memback up file mp3 yang 0 atau 1 Kb.
Sebelumnya agan download dahulu MPC. MPC bisa agan dowload disini  atau klik gambar diatas

Sudahkah anda mendowload???? Cara menggunakan MPC
  1. Bila sudah installah aplikasi tersebut. 
  2. Masukkan CD pada CDROM anda
  3. Bukalah CD yang berkapasitas 0 atau 1 kb tersebut menggunakan MPC.
  4. Bisa sambil di dengarkan atau tidak di juga ndak masalah. (lebih baik tidak usah didengarkan, karena akan memperlambat kinerja)
  5. Klik save as
  6. Nah setelah di save as proses dilanjutkan sesuai prosedur. Ikuti langkah-langkahnya, maka anda akan mendapatkan file aslinya tanpa ada compress atau apapun itu.....


Mudah bukan.... silahkan dipraktekkan saja. Jangan lupa download file MPC nya
Published: By: Artikel - 12:33 AM

Friday, January 15, 2016

Langkah-langkah dalam pembuatan analisis KI dan KD

Sebelum membuat RPP alangkah baiknya kita membuat analisis KI KD terlebih dahulu. Hal ini diperlukan agar dalam pembuatan RPP sesuai dengan Silabus dan analisis KI KD. Ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam membuat analisis KI dan KD diantaranya adalah

  1. Kompetensi Dasar
  2. Materi Pokok
  3. Materi Pembelajaran
  4. Alternatif Pembelajaran
  5. Sikap (Indikator dan Penilaian)
  6. Pengetahuan (Indikator dan Penilaian)
  7. Keterampilan  (Indikator dan Penilaian)

Dari ke tujuh point tersebut yang paling mudah pada kompetensi dasar dan materi pokok. Karena kedua hal tersebut ada dalam silabus. Nah bagaimana dengan no. 3 sampai 7??????
Untuk nomor 3 ada tiga hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:
  1. Fakta
  2. Konsep
  3. Prinsip
  4. Prosedur
Nah pada kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai ketiga "materi pembelajaran"

No
Jenis Materi
Pengertian dan Contoh
1 Fakta sebagai faktor nyata atau suatu realitas yang ada di suatu tempat dan dalam waktu tertentu tentang apa yang kita amati (lihat ,dengar, raba ,cicip dan cium), realitas yang kita amati itu bisa berupa kejadian, benda simbol sifat dan lain sebagainya. Fakta dapat dipahami dalam tiga bentuk; pertama fakta yang berupa benda seperti batu, pohon, orang dan sebagainya. Kedua berupa situasi atau kondisi seperti panas, kotor, bising dan sebagainya. Ketiga peristiwa atau kejadian seperti kebakaran, perkelahian dan proses lainnya.
Contoh:
Jenis-jenis sistem operasi jaringan (open source dan close source), pembagian roti secara rata, 7 hari dalam satu minggu, pembagian IP berdasar jumlah komputer
2 Konsep dapat difahami sebagai gambaran umum dari suatu ide atau gagasan dari sistem penalaran. Biasanya gambaran umum itu sifatnya abstrak. Dalam sistem penalaran, kita harus memberikan batas atau ruang lingkup agar jelas terbeda sesuatu dengan yang lain, baik bentuk, sifat atau material dari ide atau gagasan tersebut. Misalnya tentang “meja” akan lebih jelas dengan sebuah konsep. Dan akan bereda dengan “kursi” karena konsep tadi. Konsep tentang meja berbeda dengan konsep tentang kursi.
Contoh
Sistem Operasi Jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan, jika tidak di install sistem operasi jaringan maka client tidak akan mendapatkan layanan dari server.
Sistem Operasi adalah komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak.
3 Prinsip Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut :
  1. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial,emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
  2. Partisipasi aktif peserta didik.
  3. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
  4. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
  5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
  6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  7. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  8. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi
4 Posedur Bagan arus atau bagan alur (flowchart), algoritma, langkah-langkah mengerjakan sesuatu secara urut.
Contoh:
Langkah-langkah menjumlahkan pecahan ialah:
  1. Menjumlahkan pembilang dengan dengan pembilang dari penyebut yang telah disamakan.
  2. Menuliskan dalam bentuk pecahan hasil penjumlahan pembilang dan penyebut yang telah disamakan
Semoga bisa lebih bermanfaat untuk anda semua
Published: By: Artikel - 10:25 PM

 

Iklan